Senin, 15 Juli 2013

Puisi


Bintang

Langit tak berpendar
Kala waktu kian terlelap
Hadirmu berbayang
Seakan enggan jatuh ke pelupuk
Namun engkau mengedip
Mengintip dari celah celah kusam
Menghapus debu berbalut air

Aku merana menghibamu
Berselimut sepi dan rasa
Menggantung harap kala mimpi menebar
Merangkai andai pada saatnya
Kelak hanyalah temanku
Dan aku ingin kau mendengar

Bintang,
Lukiskan hatiku pada kristalmu
Bawalah jiwaku di sayap kecilmu
Dan jika kau lelah
Biarkan arah membantu kerlipmu
Nanti akan kau temukan
Kepingan indah nan bertahta
Bagaikan rembulan yang telah lama menghilang
Dan sampaikanlah
Cintaku padanya…


Curhat

Mungkin kamu lebih asik dengan teman Chat kamu yg lain dri pda dngan ku *miris*

Chaca

Jadilah seperti Bebek yg mngayuh di dlam air dngan pelan tpi psti..

Seseorang

Aku butuh kamu yg slalu ada untukku, untk mngsi hari'' ku, membri wrna dlam hdup ku, dan membuatku sangat bahagia saat brsama mu, andai kamu di sini aku ingin slalu brada di sampingmu ^_^

Keluargalah yg paling BERHARGA di Dunia ini


Rindu

Rindu Kamu Yang Disana Sayang
 
Terkesan menarik mengingat hal Yang mengagumkan dalam setiap menit Betapa menyentuhnya lagu isyarat Yang terlukiskan untuk aku Mungkin alasanku untuk seutuhnya Mempunyai banyak cara untuk memilih Keyakinan yang pasti Dan bukan untuk main main lagi Nuranilah yang menilainya sekarang Hasrat ini sungguh menjadikan Keuninkan yang sangat luar biasa Menjadikanku panorama segar Rindu itulah kata setiap waktu Untuk kamu yang disana Aku tahu kamu merasakannya Seperti rindu ini memutiarakan segalanya